Followers

Monday, June 21, 2010

Our Life, Our Destiny, and The Best for Us :) PART 16

Ify menjelaskan kepada Rio tentang penyakitnya. Sementara Riko sangat ingin sekali cepat-cepat menyatakan perasaannya, tapi dia belum siap, ya lagi-lagi hanya karena sebuah penyakit yang ia derita. Alhasil dia mengajak Shilla untuk jalan walau tak berarti. Sementara Via dibuat menangis oleh ibu Tiri nya kerana dimarahi dengan alasan sepele. Akhirnya Via memutuskan untuk main ke rumah Ify beserta Shilla. Sampai pada saat waktunya pulang Via enggan pulang. Alhasil kedua sahabatnya dibuat bingung. Dengan ide yang cemerlang, Ify meminta Iel membujuk Via. Ternyata berhasil jadilah ada sesi dimana Via dan Iel curhat. Sampai akhirnya Iel memberi Via semangat. Bagaimana lanjutannya?

***

Iel pun langsung mengajak Via pulang dan mengantar dia hingga depan rumah. Terlihat rumah yang sangat sepi. Gerbang ditutup tanpa di gembok, hanya sekedar di selot. Via turun dari motor Iel.
“Thanks yah Yel.”ucap Via tersenyum manis setelah turun dari motor Iel.
“Pleasure deh Vi buat lo mah.”jawab Iel sambil tersenyum “Tapi kok rumah lo sepi gini?”Tanya Iel sambil mengintip rumah Via lewat celah pagar. Dia turun dari motornya dan mematikan mesin lalu mencabut kuncinya. Lalu dia membuka gerbang rumah Via. “Kayaknya gak ada orang deh Vi.”
“Masuk dulu coba.”ajak Via sambil berjalan masuk, tiba-tiba langkahnya terhenti, lalu berbalik menghadap Iel yang berjalan di belakangnnya, kontan Iel berhenti mendadak.“gue takut dimarahin Yel.”ucapnya manja.
“Udah gak apa-apa.”jawab Iel dengan tatapan penuh semangat. Via langsung melanjutkan langkahnya.
Diintipnya rumah yang sedari tadi sudah dikira tidak ada orang. Gelap. Sepi. Via masih memencet bell siapa tau lagi pada tidur. Nihil. Tidak ada jawaban.
“Neng Via.”teriak seseorang dari sebrang rumah Via, “tadi Mamah Via nitipin kunci, katanya pergi dulu ke bank.”sahutnya sambil berjalan ke arah Via.
Via mengambil kunci yang disodorkan si Ibu itu, dia penjaga warung sebrang, “Makasih yah bu.”jawabnya,”Mamah dari jam berapa?”
“Sekitar jam 11 an gitu. Semuanya pergi.” Via mengintip HP ya untuk melihat jam, sudah jam setengah 5. orang tuanya belum pulang. Ternyata HP yang dari tadi dia matikan dan baru sekarang dia nyalakan mendatangkan banyak SMS salah satunya dari Mamahnya yang bilang kalau Mamahnya pulang malam, mau ke bank dilanjut ke rumah nenek.
“Makasih yah Bu.”ucap Via, si Ibu itu tersenyum dan meninggalkan Via dan Iel.
“Baguslah nyokap lo gak ada.”ujar Iel tiba-tiba, “jadi dia gak akan tau lo balik telat.” Iel pinter juga!.
“Betul betul betul.”jawab Via sambil menirukan gaya upin ipin.
“Yaudah gue balik yah. Kalau ada apa-apa SMS gue aja.”kata Iel sambil melangkah meninggalkan Via.
Via tersenyum menatap kepergian Iel, “Thanks banget yah Yel.”teriak Via saat Iel baru naik motornya, Iel tersenyum, “buat lo apa sih yang ngga Vi.”batinnya. “Maaf yah Yel gue belum bisa bales perasaan lo sepenuhnya, padahal lo udah baik banget sama gue.”
Via pun membuka pintu rumahnya dan masuk. Ia langsung mengunci pintu dan langsung ke kamar lalu mandi dan solat. Lalu ia menonton TV dan kegiatan-kegiatan tidak penting lainnya. Setengah 8 orang tuanya baru pulang. Via sangat takut untuk membuka pintu. Takut nanti Mamahnya mengungkit masalah tadi pagi. Tapi ia langsung bangkit membukakan pintu saat bell rumahnya berbunyi.
“Maafin mamah yah Vi ninggalin sendirian. Tadi nenek minta ditemenin.”jelas mamahnya sambil berjalan menuju kamar.
“Alhamdulillah, semoga mamah lupa kejadian tadi pagi.”batin Via sembari mengekor Mamahnya masuk ke kamar.”iya mah gak apa-apa.”
Setelah itu Via bercakap dengan sang Mamah mengenai Neneknya.

***

Hari ini jadwalnya Riko buat Khemo, seperti biasa, dia Khemo sendirian, Orang Tua Riko sibuk kerja dan Riko memaklum itu.
“Peningkatannya lumayan bagus.”sahut si Dokter ketika baru beres memeriksa keadaan Riko. “menyebarnya virus sudah lumayan berkurang, tapi masih belum stabil.”lanjutnya.
“Tapi, apa saya bisa sembuh dok?”Tanya Riko dengan penuh harapan.
“Kita berdoa saja.”jawab si dokter misterius, “kita tunggu keajaiban dari Tuhan dan menunggu seseorang mau men transfuse hatinya buat kamu.”
Riko kembali patah semangat, “Tapi dengan khemo bisa memperpanjang umur saya kan?”
“Umur gak ada yang tahu Nak Riko, kita berdoa dan serahkan semuanya kepada Tuhan, saya yakin kalau kami masih terus bersemangat Tuhan masih ingin melihat kamu lebih lama di dunia.”nasihat sang dokter yang menumbuhkan sedikit semangat dihati Riko.
“Terimakasih dok. Saya permisi. Sudah malam.”pamit Riko dengan jawaban dari senyuman dokter.
Riko menyusuri koridor rumah sakit. Dia berjalan pulang menuju rumahnya menggunakan motor nya.


***
Sepulang Shilla dan Via , Ify langsung tiduran, sedikit capek dia rasa karena terlalu banyak beraktifitas, terlebih dia belum minum obat karena takut ditanya macem-macem oleh sahabatnya itu. Dia pun langsung minum obat, lalu dia menselonjorkan kakinya di atas sofa.
Wake up everyone….
HP Ify berbunyi tanda ada SMS.

From : Rio ku sayang :D
Shilla via udah pada balik blm?

Ify langsung cepat membalas sms Rio, beruntung rasa sakit nya sudah mulai menghilang karena dibantu oleh obat.

To : Rio ku sayang :D
Udah, knp?

From : Rio ku sayang :D
Aku jemput ya, kita ke bukit :D

To : Rio ku sayang :D
Oke.

Ify langsung ke kamarnya buat ganti baju dan menyisir rambunya yang acak-acakan. Setelah beres dia izin dulu sama Mamahnya, “jangan terlalu capek, kalo gak sempet makan dirumah makan dijalan.”nasihat si Mamah, Ify ngangguk ngangguk. Baru saja Ify melangkahkan kaki keluar kamar Mamahnya, suara motor Rio terdengar. Lalu disusul dengan bell rumah Ify. Ify langsung membuka pintunya.
“Pamit dulu sama mamah kamu.”ucap Rio. Ify mengangguk. Mereka masuk ke rumah Ify. Mamah Ify lagi ada di ruang TV langsung menoleh ketika tahu Rio datang.
“Tante, Ify saya pinjem dulu yah.”ucap Rio sopan sambil salaman sama Ibunya Ify.
“Iya tante percaya sama kamu. Jagain Ify yah.”Ify hanya tersenyum.
“Kita pergi ya mah.”pamit Ify sambil mengecup kening mamahnya. Ify dan Rio segera keluar dan menaiki motor Rio.
“Mau ngapain ke bukit?”Tanya Ify sedikit berteriak saat mereka sudah berada dijalan.
Rio memperlambat laju motornya, “udah lama gak kesana berdua sama kamu.”jawab Rio. Ify tersenyum. Tak lama mereka sudah sampai dibukit. Rio memarkir motornya dan menggandeng Ify menuju tempat biasa mereka duduki.
“Mau ngapain eh kesini?”Tanya Ify yang mulai gereget karena tidak dikadih alesan logis oleh Rio. Rio hanya menengok ke arahnya sambil senyum lalu kembali menatap pepohonan yang berbaris di depannya.
“Udah lama aja gak kesini.”jawabnya. lagi-lagi alasan itu.
“Ah jangan bertele-tele dong.”Ify manyun dan mulai geram.
“Gak percaya banget sih sama aku.”ujar Rio sambil membaringkan badannya di rumput. Ify ngeliatin Rio yang menatap lurus ke awan.
“Abis kayak ada yang mau kamu sampein ke aku gitu.”jawab Ify sambil ikutan membaringkan badannya disebelah Rio.
“Ya kayaknya sih gak penting-penting amat.”ujarnya akhirnya sambil menoleh ke arah Ify lalu kembali menatap awan. “tinggal 5 minggu aku disini.”
“Terus?”Tanya Ify nantang, sebenernya dia udah tau apa yang akan Rio bicarakan, paling tentang penyakit atau hubungannya.
“Terus terus lagi. Kamu gak sedih aku tinggalin?”Tanya Rio pura-pura kesel. Ify malah cengengesan.
“Ngapain aku sedih?”
“Eh ini anak. Awas yah aku selingkuh baru tau rasa.”ancam rio bercanda sambil mencubit pelan cuping hidung Ify.
“Emang ada yang mau sama kamu selain aku?”Ify ngeyel, dia terus terusan nyindir Rio agar dia gak ngerasa sedih. Rio manyun.
“Gini-gini banyak yang mau sama aku. Aku aja heran kok aku maunya sama kamu.”jawab Rio yang sukses bikin Ify manyun, gantian. Rio tertawa pelan.
“Jahat banget sih.”ujarnya sambil menyubit pelan tangan Rio.
“Yang mulai siapa coba?”
“Hehehe abis aku males aja kalau harus melankolis sama kamu. Kamu pindah ya pindah aja. Toh semuanya udah bulet, kalau kita jodoh ya kita gak akan pisah. Kan semua udah di atur, ini hidup kita dan ini semua takdir kita. Aku juga udah siap kamu tinggal.”jelas Ify panjang lebar.
Rio bangun dan mendudukan posisinya disusul Ify yang juga duduk disebelahnya. “awas yah jangan lupa khemo kalau aku gak ada. Janji yah bakalan bilang ke anak-anak kalau kamu sakit.”ancam Rio. Ify mengangguk mereka pun menghabiskan waktu berdua selama satu jam kedepan dengan obrolan tiada henti. Setelah sadar jam telah menunjukan pukul 18.00 Rio pun mengantar Ify pulang karena takut Ify drop.

***

Via sedang duduk di meja belajarnya. Bingung apa yang harus dikerjakannya. Ujian telah usai, apa yang harus dipelajari? Dia membuka laci mejanya, ada diary nya. Dengan senyuman dia mengambil diary itu. “Udah lama gak nulis, nulis ah.”ucap Via,sendiri. Ia pun mengambi pulpen yang ada di tasnya dan segera membuka lembaran diary yang akan dia tulis. Dia menyalakan lampu meja belajar. Dengan senyum ia menulis diarynya.

Dear Diary.
Apa kabar diaryku? Cup cup cup maaf yah aku udah lama gak nulis. Maklum sibuk nih. Yang pasti sekarang aku mau cerita sama kamu semuanya. Taugak? Masa tadi padi mama indah marah-marah ke aku cuma jarena aku gak nyapu teras sama kamar dia? Rese banget kan? Huhuhuhu tapi aku cukup senang nih soalnya tadi aku curhat sama Iel terus dia ngebiarin aku nangis di dadanya sambil ngusap-ngusap kepala aku gitu. Kayak yang ada di novel atau film-film romantis gitu, ya ampun gak munafik aku seneng banget kalau dia udah ngasih saran ke aku. Bikin perasaan aku tenang. Dan gak tau kenapa aku selalu suka sama nasihat-nasihat dia ke aku. Aku nyaman kalau aku ada di deket dia. Apa artinya aku udah harus gakuin peraaan aku kalau aku emang udah beneran suka sama Iel? Masa sih? Oke aku kagum sama dia, tapi masa aku suka? Hem tapi kayaknya ia deh aku suka sama dia. Hehehe jangan bilang-bilang siapa-siapa loh. Eh tapi bukannya aku udah bilang sama kamu kalau aku emang suka sama dia? Hem jadi gimana yah selama ini aku nutupin rasa suka aku ke dia. Aku takut buat berharap jadi aku selalu ngebantah kalau kenyataan aku suka sama dia. At least aku gak usah ngarep. Tapiii…….serius nih aku sayang sama dia. Mungkin sih tapi tiba-tiba aku pengen dia jadi milik aku. Segini dulu yah di aku capek nih. Doain yah aku mau test smanti nih.
Via menutup diary itu. Karena sudah bingung apa yang akan ia kerjakan, ia memutuskan untuk tidur. Toh jam sudah menunjukan pukul 9.

***

Shilla yang sedang galau dengan perasaannya tiba-tiba terbesit keinginan untuk menghibur diri lewat dunia maya. Langsung lah ia berjalan menuju ruang kerja Ayahnya dan menyalakan laptop ditambah mencolokan modem. Setelah nyala ia buka Mozille Firefox dan Yahoo! Messenger. Berharap ada sesuatu yang istimewa. Dia langsung men sign-in Y!m dan twitter nya. Dilihat followers nya sudah bertambah 50 lebih (#maudong ) dalam waktu seminggu ini. Dilihatnya daftar followers, ada Riko dengan username @anggariko langsung lah men-folbacknya. Dia berkecimbung menikmati twitter.

@sillavg hello twitter !

@stevmario ily my princess @ifyalyssa

@ifyalyssa ilyt :* RT @stevmario ily my princess @ifyalyssa

@angelicaaMP dilema sungguh aku dilemma

@ielstevent hahahaha Rio sama Ify emm cociiit RT @ifyalyssa ilyt :* RT @stevmario ily my princess @ifyalyssa

@shillavg ReTweet !@ielstevent hahahaha Rio sama Ify emm cociiit RT @ifyalyssa ilyt :* RT @stevmario ily my princess @ifyalyssa

@shillavg RT @angelicaaPM dilema sungguh aku dilemma

@stevmario bilang aja lo pada sirik RT @shillavg ReTweet !@ielstevent hahahaha Rio sama Ify emm cociiit RT @ifyalyssa ilyt :*

@ielstevent eh ada @shillavg tumben neng ol ^^, eh dilemma kenapa?

@stevmario RT @ielstevent eh ada @shillavg tumben neng ol ^^, eh dilemma kenapa?

@angelicaaMP eh @shillavg kita sama-sama dilemma yah

@shillavg iyuuuh banget -_- RT @stevmario bilang aja lo pada sirik RT @shillavg ReTweet !@ielstevent hahahaha Rio sama Ify

@shillavg mau tau aja kalian RT @stevmario RT @ielstevent eh ada @shillavg tumben neng ol ^^, eh dilemma kenapa?

@shillavg :) RT@angelicaaMP eh @shillavg kita sama-sama dilemma yah

@anggariko hey semuaaaaaaaaaaa

@ielstevent eh eh ada @anggariko , tumben ol, janjian lagi sama @shillavg (???)

@stevmario BISA JADI! RT @ielstevent eh eh ada @anggariko , tumben ol, janjian lagi sama @shillavg (???)

@ielstevent RT@shillavg iyuuuh banget -_- RT @stevmario bilang aja lo pada sirik RT @shillavg ReTweet !@ielstevent hahahaha Rio sama Ify

@ielstevent kalo lo kayak gitu sama @anggariko baru shilla sirik RT@shillavg iyuuuh banget -_- RT @stevmario bilang aja lo pada

@anggariko sehati kali yah (???) RT @stevmario BISA JADI! RT @ielstevent eh eh ada @anggariko , tumben ol,

@ielstevent ciheee jgn2 shila td dilemma gara2 lo RT @anggariko sehati kali yah (???) RT @stevmario BISA JADI!

@stevmario BETUL cie ada yang mau nyusul gw am ify nih RT @ielstevent ciheee jgn2 shila td dilemma gara2 lo RT @anggariko sehati kali yah (???)

@anggariko amiiiin (?) doa kalian menyertaiku (?) RT @stevmario BETUL cie ada yang mau nyusul gw am ify nih RT @ielstevent

@ielstevent udah dong ko tancap gas! Jgn biarin dia nunggu lama2 RT @anggariko amiiiin (?) doa kalian menyertaiku (?) RT @stevmario

@stevmario RT @ielstevent udah dong ko tancap gas! Jgn biarin dia nunggu lama2 RT @anggariko amiiiin (?) doa kalian menyertaiku (?) RT @stevmario

DM to @ielstevent and @stevmario from @shillavg MATILAH KALIAN BESOK!!!!!!!!!!!

@ielstevent eh gue dapet DM dari @shillavg , gawat nih. Mending kabyuuuuuur. Bubye tweepsie :)

@stevmario RT @ielstevent eh gue dapet DM dari @shillavg , gawat nih. Mending kabyuuuuuur. Bubye tweepsie :)

@anggariko ah @ielstevent sama @stevmario malah pada off, ikutan deh gue YM an aja.

Shilla sedikit geram mabaca isi-isi update an dari Iel dan Rio yang nyengcengin dia. Malu karena ada Riko juga disitu. Dibacanya tweet Riko yang mau OL Ym, Shilla mantengin YM nya dan men-log out twitter nya. Memang sudah sehati mungkin, Riko memberi Shilla chat. Shilla yang melihatnya langsung senyam-senyum sendiri. Dia langsung menikmati chat nya dengan Riko (?)

rikoganteng : hey shil :)
shillacantik : hey juga :3
rikoganteng : tadi anak2 ada2 aja tuh di twitter -__-
shillacantik : ia males banget -__-
rikoganteng : gak marah kan shil?
shillacantik : marah buat?
rikoganteng : engg…engga engga
shillacantik : yeee ;p
rikoganteng : belum tidur shil?
shillacantik : belum lahhhhh -_- lo ko?
rikoganteng : sama lah hehe lagi apa?
shillacantik : lagi online aja mantengin laptop bete nihhh lo?
rikoganteng : bete knp? sama ih lagi online aja
shillacantik : ga papa kok hehehehe gak ada pr kan?
rikoganteng : ngga kok, udah makan shil?
shillacantik : belum nih hehe sendirinya?
rikoganteng : kenapa? makan dong nanti sakit :D udah dong
shillacantik : gak nafsu nih
rikoganteng : yaaah
shillacantik : iyadeh nih mau makan abis ini
rikoganteng : okedeh, eh off duluan yah jangan tidur malem2 dan jagan lupa makan :)
shillaantik : emang kenapa ? :)
rikoganteng : nanti sakit loh :) night ya
shillacantik : night too.

rikoganteng is now offline

Shilla pu ikutan off. tak munafik hatinya berbunga-bunga ketika chat dengan Riko ditambah perhatiannya Riko kepadanya. dia keluar kamar sembari senyam-senyum sendiri. Mamah dan Ayah Shilla yang melihat tingkah Shilla sampai kamarnya yang masih aja senyum cuma geleng-geleng kepala. Shilla langsung membaringkan badannya di tempat tidur. ‘indah banget kalau hidup gue gini mulu tiap hari.’ batin Shilla sembari memeluk guling. Di sambarnya Hp yang sedari tadi dia tinggal dikamar. Ternyata ada 3 SMS masuk. Dari Iel, Rio, dan Ify.

From : Iel
Cieee shilla sama riko nih. Eh ampun ampun

From : Rio
Semoga sukses sahabatku. Doaku menyertaimu

From : Ify
Shil besok bawain buku mate lo yah ada yang blm gue catet

Shilla sedikit geram mambaca sms Rio dan Iel tetapi dia juga senang karena kedua sahabat lelakinya tu mendukungnya.

To : Iel ; Rio
Lihat nanti apa yang akan aku lakukan Ha Ha Ha. (eh btw doain aja.)

To : Ify
Siap!

Shilla langsung menonaktifkan HP nya dan kembali menuju ruang makan. Memenuhi amanat Riko, untuk makan. Dengan sigap dia makan. Si Mbo berdecak heran melihat Shilla yang makan dengan wajah berseri (?)
“Non Shilla tumben makan malem, biasanya makan cuma sekali sehari.”celetuk si Mbo yang berdiri di sudut meja makan. Shilla hanya nyengir sembari terus mengunyah makanannya.
“Biasa bi, paling disuruh pacarnya.”ledek MAmahnya yang sudah duduk di sebelah Shilla. Shilla menengok Mamahnya.
“Mamah apaan sih.”ucapnya lalu menyuapkan nasi dengan kesal.
“Tapi gak apa-apa loh Shil kalau pacar kamu bisa bikin anak Mamah gak kurus lagi. Mamah dukung.”jawab si Mamah, Shilla langsung tersenyum.
“Beneran Mah?”Tanya Shilla, wah ketauan ;p
“Ketauan yah pacaran.”ceplos si Ayah, Shilla nyengir. “Ya gak apa-apa pacaran kalau gak ganggu sekolah.”lanjutnya.
“Lagian Shilla belum resmi pacaran tuh.”ujar Shilla setelah meminum air putih. Makannya sudah beres.
“Yaudah Mamah doain biar cepet pacaran.”
“Amiiiiin.”
Karena males untuk terlibat banyak percakapan. Shilla langsung ke kamarnya untuk menonton TV sendiri di kamar.

No comments:

Post a Comment